Rasa persaudaraan, kebersamaan,
semangat kegotong-royongan dan rasa peduli, terhadap sesama yang masih kental dan kuat hingga
kini dinagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar Sumatera
Barat, sanggup meringankan beban ekonomi masyarakat ditengah wabah pandemic yang
masih menyerang negeri ini.
Tampak Ibuk Rosnely dan Relawan lainnya sibuk mengemas Paket Sembako yang akan dibagikan ke Masyarakat Tigo Jangko Sekitarnya (Dok Foto Rosnely Mentari Literasi )
Walau nagari ini jauh berada
dipusat pemerintahan Kabupaten, dan Alhamdulillah hingga hari ini insyaAllah doa
kita untuk masa mendatang akan tetap dilindungi dari penyebaran covid-19 ini,
namun dampak sosial ekonomi turut mempengaruhi kehidupan masyarakat umumnya didaerah
ini.
Penghasilan masyarakat yang
selama ini bergantung pada hasil dari kebun karet, ikut melenturkan
perekonomian masyarakat akibat corona covid-19 yang menyerang dunia global pada
beberapa bulan yang lalu.
Harga karet yang sangat rendah
dan terkadang tidak laku dijual menambah beban fisik dan mental terhadap
perekonomian hampir dirasakan oleh masyarakat didaerah ini. Ditambah lagi hasil
tani masyarakat yang tidak seberapa ditengah kebutuhan sehari-hari yang terus melonjak
tinggi.
Untunglah, uluran tangan dari
pengusaha ayam petelur yang alhamdulillah selalu yang masih tetap peduli
terhadap keadaan masyarakat saat ini dapat mengobati hati, melipur lara, dan
ikut meringankan beban moral dan kebutuhan harian masyarakat Tigo Jangko dan
sekitarnya pada saat ini.
Dibawah komando pengusaha
ayam petelur seperti DARWIS FARM, para pengusaha dan para dermawan lainnya,
yang selama ini juga sangat peduli terhadap masyarakat ini turut berbagi
rezekinya dengan bersedekah, berimfak, berbagi, dan memberikan dukungan dalam
bentuk moril lainnya telah dapat meringankan biaya hidup yang dirasakan fakir
miskin, para janda, kaum duafa yang ada disekitar daerah ini.
Dari hasil pengumpulan donasi
dari donator dan segenap pengusaha Tigo Jangko ini, dibelilah barang kebutuhan
harian seperti beras, minyak, gula, mie instan dan telur sendiri yang dibagikan
dalam bentuk paket sembako kepada masyarakat yang dianggap layak untuk menerimanya.
Ditengah kesulitan dan
beratnya beban hidup yang dirasakan tentu hal-hal semacam ini akan sangat besar
sekali mamfaat dan faedahnya terutama bagi orang-orang yang membutuhkannya.
Nilai sembako dan bantuan lainnya tentu sangat bernilai besar bagi yang pada
saat ini.
Tentu saja, apa yang
dilakukan pengusaha Tigo Jangko ini dapat menjadi inspirasi bagi semua kita
yang dilebihkan rezekinya dan penghasilannya oleh Allah untuk dapat membantu
dan meringankan beban sesama terutama dalam situasi corona yang masih
berjangkit dinegeri ini.
Semoga apa yang dilakukan
para pengusaha dinagari Tigo Jangko tersebut dapat ditiru oleh pengusaha lainnya
dinegeri ini. Dimana ditempat lain yang dengan berbagai alasan sangat banyak pengusaha yang mengambil kebijakan melakukan PHK terhadap
karyawannya. Padal masih banyak antar sesama yang menunggu uluran tangan dari yang memiliki harta dan rezeki lebih.
Terakhir tentu saja kita
selalu memanjatkan doa dengan tak henti-hentinya agar covid-19 segera pergi
meninggalkan negeri ini untuk selama-lamanya, dan tentu saja kita berharap
bahwa sekecil apapun yang diberikan para dermawan pada saat ini akan diberi
ganjaran pahala dan nilai yang sangat besar oleh Allah SWT hendaknya, Amin,
amin Yarabbil Alamin…

0 Response to "Pengusaha ‘Tigo Jangko’ Lintau Berbagi Ditengah Pandemi"
Posting Komentar